Tags

Barusan ada seorang teman buat status dihalaman FB-nya sbb:
hmmm… mo nanya ama pelaku perumahtanggaan😀 ada tanya ketika membaca tabloid Um** jadul, seperti yang saya kutip berikut,

“Menikah itu mudah, tetapi berumahtangga itu sulit.” <<< Kamsudnya pegimane inih ???? bagi saya koq rasanya menikah itu tidak mudah ya ~.~

"Bagi seorang lelaki, berumahtangga adalah mengambil seonggok beban lahir batin, dunia-akhirat." <<< ah, bagi wanita juga sama deh :hmmm:

Yaaa, meskipun saya bukan seorang pemberi masukan yg baik, dan juga bukanlah seorang ahli dalam urusan perkawinan atau pernikahan. Namun sebagai seorang teman, cuma opini berikut yg bisa saya bagi ke sahabat saya tersebut.
Kalo hanya sekedar nikah itu gampang bu sebenernya, ada mempelai pria dan wanita, ada niat, ada mas kawin meski cuma qur’an dan perangkat sholat, ada penghulu, wali dan saksi, sudah bisa melangsungkan pernikahan.
Tapi konsekuensi nikah adalah menjalani rumah tangga itu sendiri, dan itu yg nggak mudah.
Karena utk bisa menjadi keluarga yg samara nggak cukup hanya nikahnya saja, tp kudu bisa menjalani tahun2 berumah tangga agar bisa bertahan hingga akhir dlm keharmonisan tanpa salah satu pihak merasa terbebani dimasa tuanya. Setidaknya itu versi menurut aku ya🙂

Well, that just an opinion afterall, from a person who isnot an expert at all.

Posted w/ WP4BB on reD netWork