Tags

Memiliki Nasib yang Lebih Parah dari Seorang Pengemis

Pengemis : “Kasih saya Rp. 500,00 untuk makan Tuan!”
Tuan rumah : “Tidak punya!”
Pengemis : “Kasih saya Rp. 300,00 untuk bubur, Tuan!”
Tuan rumah : “Tidak punya!”
Pengemis : “Kasih saya Rp. 100,00 untuk segelas teh, Tuan!”
Tuan rumah : “Tidak punya!”
Pengemis : “Wah…ternyata nasib Tuan lebih parah dari nasib saya!”

Jalur Jalan ke Sekolah

Sebuah keluarga baru bangun kesiangan, dan anak mereka yang berumur enam tahun ketinggalan bis sekolah.

Sang ayah, meski terlambat kerja, harus mengantarnya ke sekolah. Karena ia tidak tahu jalannya, ia menyuruh anaknya untuk mengarahkannya.
Mereka naik mobil melewati beberapa blok sampai sang anak menyuruhnya belok untuk pertama kalinya, kemudian beberapa blok lagi sebelum belokan kedua. Perjalanan sampai 20 menit — namun ketika tiba di sekolah, ternyata sekolahnya dekat dengan rumahnya.
Sang ayah, dengan agak jengkel, bertanya kepadanya mengapa ia malah mengajak berputar-putar.
Sang anak menjelaskan, “Itu tadi jalan yang biasa dilewati bis sekolah, Ayah. Itu satu-satunya jalan yang aku tahu.”

Ayah yang Paling Beruntung
Johnny: “Hai, Yah, tahukah kalau Ayah adalah seorang ayah yang beruntung?”
Ayah : “Kok bisa, Nak?”
Johnny: “Ayah tidak perlu membelikan buku baru buatku tahun ini. Aku tidak naik kelas.”

Ibu Minta Tolong sama Anaknya
Ada seorang ibu yang menyuruh anaknya membeli gula di warung.
Ibu : “Andi, tolongin mama donk, Nak!” Beliin gula di warung.
Andi: “Enggak ah, Ma, males!”
Ibu : “Ayo donk, Nak, mama butuh banget gulanya nih, buat bikin kue. Ntar deh mama kasih seratus buat jajan, mau nggak?”
Andi: “Nggak mau ah, Ma. Mama aja yang pergi beli gulanya, ntar Andi kasih lima ratus deh…”

Mendapat Nilai 100
Seorang anak yang baru pulang sekolah berteriak kegirangan memasuki rumah.
Anak: “Ibu, hari ini saya senang sekali. Saya memang lebih pandai dari teman-teman saya yang lain. Hari ini saya dapat nilai 100.”
Ibu : “Wah …, anak ibu memang paling pintar. Mata pelajaran apa, Nak?”
Anak: “Matematika dan sejarah, Bu.”
Ibu : “Dua-duanya?”
Anak: “Bukan, Matematika 50, Sejarah 50.”

Menangis Karena Uang Hilang
Pada suatu hari di sebuah Sekolah Dasar, waktu itu jam istirahat dan terlihat di halaman sekolah tersebut seorang anak kecil menangis dengan kerasnya. Lalu, bertanyalah salah seorang gurunya.
Guru : “Nak…kenapa menangis?”
Anak : “Uang saya hilang seratus perak Bu” (jawabnya sambil nangis)
Guru : “Ya udah sekarang diem ya…nih ibu kasi seratus.”
Namun anak kecil tersebut justru menangis makin kenceng. Sang guru pun bertanya-tanya dan bingung.
Guru : “Lho…kok nangisnya makin kenceng,kan sudah Ibu ganti seratus.”
Anak : “Iya Bu…tapi kalau tadi uangnya tidak hilang,kan sekarang uang saya ada dua ratus.”
Guru : “??!!!”

Dokter Perlu Tang dan Obeng Untuk Memeriksa Pasien
Di sebuah desa yang terpencil tinggal sepasang suami istri yang hidup dari bertani. Suatu saat, sang istri menderita sakit keras. Berhari-hari sang suami tercinta berusaha mencarikan obat demi kesembuhan sang istri namun sang istri tak juga sembuh.
Dari tetangga rumah, si suami mendengar kabar bahwa di desa sebelah ada seorang dokter muda yang baru datang dari kota. Maka tak menunggu lebih lama lagi, ia pun pergi ke desa sebelah untuk meminta tolong pada dokter tersebut.
Sesampainya disana, ternyata sang dokter masih sibuk melayani pasien-pasiennya. Baru setelah agak sore si dokter bisa ikut pergi untuk memeriksa istri si pak tani.
Sesampainya di rumah pak tani, si dokter langsung bertanya pada pak tani, “Mana istri Anda yang sakit”?
“Di kamar”, jawab pak tani.
“Oke, saya akan memeriksa istri Bapak. Tolong jangan diganggu selama saya bekerja”, kata si dokter.
Dokter muda itu kemudian masuk ke kamar dan menutup pintunya.
Lima menit kemudian si dokter keluar sambil bertanya, “Ada obeng?”
“Buat apa dokter?”, tanya pak tani.
“Nanti saja saya jelaskan. Cepat carikan obeng”, kata si dokter.
Pak tani segera mencarikan obeng dan memberikannya pada si dokter.
Lima menit kemudian si dokter keluar lagi dengan badan bersimbah peluh dan bertanya, “Punya tang?”
Dengan kebingungan pak tani pun mencari tang dan menyerahkannya pada si dokter.
Tak lama kemudian si dokter keluar lagi tanpa mengenakan baju dan wajahnya nampak kusut sekali. Si dokter bertanya, “Punya Gergaji?”
Karena tak mampu lagi menahan keheranannya, pak tani pun berteriak, “Dokter apakan istri saya?”
Dengan napas terengah-engah si dokter menjawab, “belum saya apa-apakan, ini saya sedang mencoba membuka tas saya yang macet kuncinya.”

Mesin Pesawat Mati Satu Persatu
Samijan dan Ngaripun sedang dalam pesawat yang terbang menuju bandara Narita. Saat ditengah penerbangan, tiba-tiba ada pengumuman dari pilot bahwa 1 dari 4 mesin pesawat mengalami kerusakan namun para penumpang diharap tetap tenang karena pesawat hanya akan mengalami keterlambatan sampai di bandara Narita selama 15 menit.
Tak lama kemudian pengumuman ke-2 menyampaikan bahwa mesin ke-2 juga mengalami kerusakan namun penumpang diharap tetap tenang karena pesawat hanya akan mengalami keterlambatan sampai di Jepang selama 30 menit saja.
Setengah jam kemudian pengumuman ketiga terdengar. Kali ini mesin ke-3 juga mengalami kerusakan. Sekali lagi pilot mengharapkan penumpang tetap tenang karena pesawat akan mengalami keterlambatan sampai di bandara selama 1 jam.
Karena jengkel Samijan menggerutu, “Pesawat sialan. Kalau mesin keempat mati juga, bisa semalaman kita di atas sini.”
Mau Pesan Sirup Tanpa Es
Ketika Joko masuk ke salah satu warteg, sang pelayan langsung nanya,
Pelayan : “Mau pesan apa, Mas?”
Joko : “Mau pesan sirup ABC pakai ES”
Pelayan: “Maaf mas ES nya tidak ada?”
Joko : “Ya udah, kalo ga ada esnya ya IRUP ABC aja”
Pelayan: “??”

Preman Kampung Naik Bis AC
Suatu waktu seorang Jagoan Kampung naik Bis AC. Dia dan beberapa orang penumpang lainnya pada berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Kebetulan dia berada persis dibawah lubang AC…
Si Jagoan: “Heh..siapa yang berani meniup-niup pundak gue…?”
Penumpang A: “Itu AC kali, Pak!”
Si Jagoan: “Jangankan Si ASE, Si Iding juga bakal gue ladenin…!”
Penumpang A: “???”

Cara Meningkatkan Daya Ingat
Si Samsul memang sangat pelupa. Menyadari kekurangannya dia konsultasi dengan temannya.
Joko : “Kamu sudah usaha apa?”
Samsul : “Saya sudah beli buku mengenai Program kilat meningkatkan daya ingat yang disusun oleh seorang profesor terkenal.”
Joko : “Hasilnya?”
Samsul : “Sama saja”
Joko : “Teorinya gagal?”
Samsul : “Bukan begitu… Saya lupa dimana meletakkan buku itu…”

Elang Bisa Terbang dengan Kecepatan Tinggi
Di suatu sore yang cerah, sepasang burung elang terbang dengan santai sambil menikmati pemandangan yang indah. Tiba-tiba sebuah pesawat tempur melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi dan meninggalkan asap yang cukup tebal.
Elang betina: “Mas, lihat tidak betapa cepatnya burung yang sangat besar itu ya?”
Elang jantan: “Dindaku sayang, kamu tidak usah kagum begitu dong. Kau pun bisa terbang secepat itu bila ekormu terbakar.”
Elang betina: “Masa??”

Kopi Sebagai Obat Anti Kantuk
Kopi untuk menghilangkan kantuk? Kafein yang terkandung didalam kopi Memang dapat menstimulasi detak jantung, sehingga aliran darah bisa berjalan Lebih lancar yang pada akhirnya membawa efek tubuh terasa segar.
Namun kalau Tubuh sudah terlalu lelah, kopi tidak lagi begitu efektif lagi bila digunakan dengan cara diminum seperti biasa alias ada cara lain terutama saat anda merasakan kantuk yang amat sangat ditengah malam.

1. Rebus kopi dan gula bersamaan dengan api kecil hingga mendidih.
2. Tuangkan hati-hati kedalam cangkir.
3. Tengadahkan wajah anda, kemudian tuangkan kopi panas tadi sekaligus ke wajah anda.

Dijamin anda pasti bangun, sekaligus membangunkan sanak keluarga dan tetangga anda. Selamat mencoba.

Hadiah Kalender Untuk Nenek di Tahun Baru
Pada saat tahun baru, seorang cucu yang sayang dan perhatian kepada neneknya berkunjung menemuinya…
Cucu : “Nek, apa kabar?”
Nenek : “Baik cu… kamu bawa oleh-oleh apa?”
Cucu : “Ini nek, aku bawa kalender tahun ini.”
Nenek : “Aduuh cu, kamu kok baik amat… enggak usah repot-repot cu, wong tahun kemaren kalendernya juga masih bagus kok…”
Cucu : “????”

Pengumuman dari Operator Bandara
Suatu Hari di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, para penumpang telah bersiap-siap untuk berangkat ke tujuan masing-masing. Seperti biasa penumpang-penumpang tersebut menunggu instruksi dari operator. Tak berapa lama terdengar suara bel mendayu-dayu dan diiringi dengan suara sang operator.
Operator : (ding…dong…ding…dong…) “Perrhatian-perhatian…para penumpang yang tujuannya ke Singapura…berangkat 15 menit lagi.”
Penumpang : (senang menerima kabar tersebut)
Tiba-tiba terdengar lagi suara panggilan dari operator,
Operator : (ding..dong..ding..dong..),
Penumpang : (hening) ???
Operator : (dengan suara agak merendah) “Maaf…kepencet…”

sumber: internet