Tags

, , , ,

Presentasi merupakan satu kegiatan yang membutuhkan keahlian dan ketrampilan khusus. Anda dituntut untuk pandai berbicara dan menguasai diri di depan publik. Makanya, bagi Anda yang baru pertama kali presentasi wajar jika Anda merasa kesulitan. Biasanya, apa yang sudah direkam dan disusun dalam otak mendadak buyar begitu saja saat sudah berada di depan publik.

Tapi ternyata, berdasarkan survei, hal tersebut bukan hanya dialami oleh mereka yang baru pertama kali presentasi. Para CEO yang telah berpengalaman pun masih sering mengalami hal serupa, mendadak grogi dan nervous saat ingin presentasi. Nah bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga mendadak grogi saat ingin presentasi? Kalau ya, jangan khawatir. Asal Anda tahu kuncinya, masalah tersebut bisa diatasi.

Pada dasarnya ada dua ketrampilan dasar yang sangat membantu melancarkan presentasi Anda. Yaitu ketrampilan bicara di depan publik dan ketrampilan menguasai serta mengembangkan diri. Kedua ketrampilan ini bisa Anda kuasai, asalkan Anda juga mempelajari hal-hal terkait lainnya. Coba simak hal berikut ini:

Suara. Perhatikan ucapan suara yang keluar dari mulut Anda. Aturlah irama dan tempo suara dengan mengatur pernapasan dengan baik. Gunakan jeda suara secara jelas. Ucapan yang keluar harus terdengar jelas, keras, tapi tidak terlalu cepat.

Jarak pandang. Saat berdiri di depan publik, pastikan Anda bisa melihat ke segala arah. Arahkan pandangan setiap saat ke setiap bagian posisi pendengar.

Perilaku. Hindarkan perilaku yang teatrikal, seperti bermain-main dengan bolpoin atau pensil. Selain bisa mengganggu konsentrasi pendengar, juga mengurangi perhatian ke topik pembicaraan. Anda juga akan dicap tidak bisa menguasai diri.

Menjadi diri sendiri. Ini merupakan hal penting dari sebuah presentasi. Jangan terjebak pada gaya atau ciri khas orang lain. Be your self, jadilah diri sendiri. Jangan meniru gaya orang lain atau menciptakan gaya baru yang dianggap menarik perhatian. Cara-cara seperti itu justru membuat kegiatan presentasi tidak berkembang secara wajar.

Percaya diri. Dalam presentasi bisnis, sangat dibutuhkan keyakinan diri yang tinggi. Anda harus yakin, apa yang Anda sampaikan menarik bagi mereka yang mendengarkan.

Sasaran. Tentukan sasaran dan target yang ingin Anda capai. Sehingga Anda dengan mudah dapat menyusun pokok-pokok yang akan disampaikan dalam presentasi. Dengan sasaran dan target yang jelas, audiens dapat lebih memahami isi pesan Anda.

Jangan lupa latihan. Sebelum saat presentasi tiba, nggak ada salahnya Anda berlatih presentasi di depan sejumlah rekan-rekan Anda. Cobalah untuk menguasai masalah dan pengaturan waktu. Kemudian mintalah pendapat rekan-rekan Anda terhadap isi dan cara presentasi Anda.

Jangan terlalu banyak informasi. Berdasarkan pengalaman, pendengar lebih bisa memahami informasi yang singkat, disertai contoh visual maupun suara. Menjejali informasi sebanyak-banyaknya pada pendengar, sama artinya Anda tidak memberikan informasi apa-apa. Sebab, daya tahan dan daya ingat seseorang amat terbatas. Apalagi, jika hal itu diperolehnya dari mendengarkan presentasi saja. Begitu pula, jargon dan statistik yang terlalu banyak, justru memusingkan ketimbang menyenangkan pendengar.

Datanglah ke tempat acara lebih awal. Usahakan sebelum pendengar datang ke ruang presentasi, Anda sudah tiba duluan di tempat. Selain membantu penguasaan ‘medan’, kesiapan ini membangun mood dan konsentrasi Anda.

Jangan terlalu lama. Berbicara terlalu lama akan membosankan pendengar. Selain itu bia membuat pendengar lupa apa saja yang telah Anda sampaikan. Jadwalkan waktu presentasi tidak lebih dari 30 menit dan tetapkan tema yang akan memberi identitas bagi presentasi Anda, misalnya “Persaingan Agrisbisnis di Era Pasar Bebas”.

Nah sekarang udah siap kan presentasi..? Ingat, kadang kesuksesan bisnis Anda dimulai dari sebuah presentasi. Maka persiapkan presentasi Anda sebaik mungkin. Good luck..!

source: internet